BRMP Jabar Hadiri Koordinasi Antisipasi Kekeringan, Tancap Gas Percepat LTT dan Irigasi
Purwakarta – Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Jawa Barat mengikuti kegiatan koordinasi antisipasi dampak kekeringan serta percepatan kegiatan lahan dan irigasi pertanian pada Sabtu, 28/03/2026 di Perum Jasa Tirta II, Jl. Lurah Kawi No. 1, Jatiluhur, Kabupaten Purwakarta. Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam menjaga ketahanan pangan di tengah potensi kekeringan, dengan fokus pada optimalisasi jaringan irigasi serta kesiapsiagaan di seluruh wilayah Jawa Barat.
Staf Khusus Menteri Pertanian Bidang Kebijakan Dr. Ir. Sam Herodian, MS, IPU, APEC Eng menegaskan bahwa peningkatan produksi menjadi kunci utama dalam mendukung swasembada pangan hingga ekspor, yang harus ditopang oleh ketersediaan fasilitas, pupuk, serta jaminan ketersediaan air. Sementara itu, Staf Ahli Menteri Pertanian Bidang Infrastruktur Dr. Ir. Ali Jamil, MP, PhD menekankan bahwa target Luas Tambah Tanam (LTT) harus meningkat minimal 2 persen dari tahun sebelumnya, dengan dukungan sarana prasarana serta optimalisasi sumber air.
Sekretaris Direktorat Jenderal (Setditjen) Lahan dan Irigasi Pertanian (LIP) Dhani Gartina, S.Kom., M.T menegaskan pentingnya memaksimalkan irigasi dan kesiapsiagaan menghadapi kekurangan air di seluruh wilayah. Sejalan dengan itu, Direktur Wilayah BRMP Jawa Barat Dr. Detia Tri Yunandar, S.P., M.Si menyampaikan bahwa percepatan terus didorong melalui pendampingan intensif di lapangan, penguatan koordinasi dengan pemerintah kabupaten/kota, serta keterlibatan aktif penyuluh pertanian. “Target percepatan hingga April akan kami upayakan bersama, termasuk memitigasi capaian di setiap daerah melalui kolaborasi yang kuat,” ujarnya.